Is this you? As a journalist, you can create a free Muck Rack account to customize your profile, list your contact preferences, and upload a portfolio of your best work.
Claim your profile
Articles by Tri Ardhya
As fertility rates fall, mums of three kids share joy and sacrifice of big families
Read the story in Bahasa Indonesia Dian Winata returned to work just two weeks after the caesarean birth of her third child. She only took one month off after the birth of her second child, who was also delivered by caesarean. But that wasn't because Ms Winata couldn't wait to get back to her job. Financially, she didn't have a choice.
Tingkat fertilitas dunia menurun, mengapa para ibu ini tetap memilih punya anak?
Baca beritanya dalam bahasa Inggris Dian Winata, warga asal Indonesia di Australia, kembali bekerja hanya dua minggu setelah melahirkan anak ketiganya lewat operasi Caesar. Sebelumnya, dia juga hanya mengambil cuti satu bulan setelah melahirkan anak kedua, yang juga lewat operasi caesar. Ia mengaku harus segera kembali kembali karena secara finansial, dia memang tidak punya pilihan lain.
Six volcanoes erupt within days in Indonesia in 'rare' event
Read the story in Bahasa Indonesia Cendy Rahmat never imagined he would experience volcanic ash while living in Jakarta. Growing up in Yogyakarta near Mount Merapi, one of Indonesia's most active volcanoes, he was familiar with volcanic activity and had experienced major eruptions. But after moving to the Indonesian capital in 2019 he believed he was far enough away from the country's volcanoes to not have to worry about them.
Bagaimana Warga Indonesia Hidup Berdampingan dengan Ratusan Gunung Berapi?
Baca beritanya dalam Bahasa Inggris Cendy Rahmat tak pernah membayangkan akan kembali berhadapan dengan abu vulkanik setelah tinggal di Jakarta. Tumbuh besar di Yogyakarta, tak jauh dari Gunung Merapi yang merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, Cendy sudah terbiasa dengan aktivitas vulkanik dan pernah mengalami beberapa erupsi gunung berapi.
Health concerns grow as volcanic ash spreads across Indonesia after eruption
Tri Ardhya Indonesia's Mount Anak Krakatau has sent volcanic ash across parts of Java and Sumatra islands, disrupting thousands of flights, hundreds of thousands of travellers and impacting local communities. Indonesia's Geological Agency said a 25-hour continuous eruption ended on Sunday, but smaller intermittent eruptions had continued and the likelihood of further eruptions "remains high". A three-kilometre exclusion zone around the volcano remains in place.
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Menyebar, Warga Khawatir Soal Kesehatan
Simak beritanya dalam bahasa Inggris Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Sumatra Selatan, yang juga sempat mengganggu penerbangan. Status gunung tersebut masih berada di Level III atau Siaga, dengan zona larangan aktivitas sejauh tiga kilometer dari pusat aktivitas vulkanik, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Sempat Tertunda karena Visa, Pandji Pragiwaksono Lanjutkan Turnya di Australia
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia Pandji Pragiwaksono akan tetap menggelar pertunjukan di Sydney dan Perth, setelah sebelumnya mengumumkan menunda pertunjukan di Brisbane, Adelaide, dan Melbourne. Tim manajemen Pandji mengonfirmasi jika permohonan visa Pandji dikabulkan oleh pemerintah Australia, Jumat sore waktu Australia (28/08). Sebelumnya ABC mengirimkan email kepada Kementerian Dalam Negeri Australia untuk menanyakan alasan proses visa untuk Pandji yang belum selesai.
Tantangan Hidup di Australia dengan Beasiswa Saat Biaya Hidup Makin Mahal
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia Seiring dengan meningkatnya biaya hidup di Australia, tekanan finansial dirasakan oleh sejumlah mahasiswa asal Indonesia yang menerima beasiswa. Data terbaru Biro Statistik Australia, atau ABS, menunjukkan biaya hidup berbagai kelompok rumah tangga di Australia naik sekitar 3,7 hingga 4,7 persen dalam setahun hingga Juni 2026.
Indonesian President Prabowo Subianto's 'populist' style stokes dissatisfaction
Read the story in Bahasa Indonesia Standing at a podium at a political party event in Jakarta, Indonesian President Prabowo Subianto waved printed pages in the air. "This is the prepared speech. Do you want me to read this speech?" asked Mr Prabowo. "It could put me to sleep," he joked at the event last month. He later quipped that his advisors often reminded him not to go off script and to avoid using "wrong words". "Today, I will be polite," he assured the crowd.
Gaya Komunikasi 'Populis' Presiden Prabowo Menuai Ketidakpuasan Publik
Simak beritanya dalam bahasa Inggris Saat berdiri di podium dalam acara peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta pada 23 Juli, Presiden Prabowo Subianto berhenti sejenak untuk mengomentari naskah pidatonya. "Jadi ini pidato yang sudah disiapkan, mau dibacakan?" tanya Prabowo sambil mengangkat lembaran naskah pidatonya. "Jangankan kalian, saya pun bisa tidur di podium," ujarnya.
Cabinet Couture Buka Suara Soal 'Gaya Hidup Pejabat yang Terlampau Mewah' di Indonesia
Sekilas, akun Instagram ini terlihat seperti akun-akun lainnya yang menampilkan pakaian serta aksesoris yang dikenakan para publik figur, lengkap dengan harganya. Namun bila dicermati, tas, perhiasan, dan sepatu bermerek ini dipakai oleh wajah-wajah yang kita temukan di televisi nasional, ruang rapat DPR atau sesekali Istana Negara.
Indonesian corruption investigators discover stash of gold bars in hidden safe
; ; ; Continue reading More for You
Indonesian corruption investigators discover stash of gold bars in hidden safe
At a luxury house in an affluent area a few hours south of Jakarta, a police officer wearing blue gloves tucks his fingers behind what looks like a wooden wall panel. He tugs hard on the left side of the panel. It separates from the wall. It's a door. It swings open to reveal a safe. A few people are excited at the discovery and let out small cheers, a video posted on social media showed.
Bukan Hanya karena Nilainya, Emas Dianggap 'Sarana Ideal' Pelaku Kejahatan Korupsi
KPK pernah mengatakan naiknya tren emas sebagai alat suap di Indonesia. Sejumlah pengamat mengatakan emas rentan disalahgunakan karena kepemilikannya sulit dilacak. Indonesia disarankan untuk memperkuat sistem penelusuran uang dan aset, belajar dari negara lain. Saat melakukan penggeledahan terkait kasus korupsi, pihak berwenang sering menemukan emas yang kemudian mereka sita.
Young Indonesians fear for future after startup founder jailed
Indonesia's booming technology and creative industries have inspired a new generation of young talent eager to help shape the country's future. But last week's 10-year prison sentence for tech entrepreneur Nadiem Makarim in a corruption case has left some questioning whether their efforts to create change will be supported or punished. Cintya Djayaputra, an Indonesian startup founder based in Spain, is still debating whether she wants to go home.
Warga Indonesia di Australia Tidak Menyangka Harga Visa Naik 'Drastis'
Ria Hariati, warga Indonesia di Sydney, mengaku kaget saat melihat kenaikan harga untuk mengajukan perpanjangan 'Resident Return Visa' sebagai penduduk tetap (PR) di Australia. "Kenaikannya itu enggak main-main, maksudnya tiga kali lipat," ujar Ria kepada Natasya Salim dari ABC Indonesia. "Tapi bagaimana pun kita harus mematuhi kebijakan Australia … meski agak berat sih buat kita." Per 1 Juli 2026, Pemerintah Australia memberlakukan biaya baru bagi beragam visa.
Mahasiswa Indonesia Menyayangkan Taman di Brisbane Dijadikan Stadion Olimpiade 2032
Baca beritanya dalam Bahasa Inggris Sejumlah mahasiswa internasional merasa khawatir jika rasa kesepian dan terisolasi mereka akan semakin parah, karena penutupan Victoria Park untuk pembangunan stadion Olimpiade baru Brisbane. Mahasiswa asal Indonesia mengatakan taman tersebut menjadi sebuah ruang ketika mereka merasa kesepian, sekaligus tempat yang aman untuk bertemu komunitas Indonesia saat sedang rindu kampung halaman.
Victoria Park closure fuels international students' fears of loneliness, isolation
International students fear their loneliness and isolation will worsen following the closure of Victoria Park to make way for Brisbane's new Olympic stadium. Numerous students have told the ABC that the park was a free space where they felt welcome when they were lonely and was a haven where they could meet other community members to stave off homesickness. "It's incomparable," said Indonesian PhD student Yesika Maya Ocktarani.
Victoria Park closure fuels international students' fears of loneliness, isolation
Americans are escaping the U.S. for New Zealand where house prices have hit a new low—but only wealthy Americans with $3 million spare can invest Americans are grabbing their passports and fleeing the country in hopes of leaving the nation’s problems behind. And more are flocking to the …
Anak Muda Indonesia di Luar Negeri Menimbang Masa Depan Akibat Vonis Nadiem
Putusan terhadap Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim yang dijatuhkan Selasa kemarin (30/06) menuai reaksi dari warga diaspora Indonesia di luar negeri. Kepada ABC Indonesia, mahasiswa maupun pengusaha start-up muda, mengaku sedang mempertimbangkan untuk pulang dan berkontribusi di Indonesia.
Mixed reaction from Australia's diaspora communities to federal budget's housing reform
; ; ; Continue reading More for You ; ; Continue reading More for You
Mixed reaction from Australia's diaspora communities to federal budget's housing reform
Rosa Dhayan feels the impact of Australia's housing crisis every day. The Indonesian masters student who is studying social work lives in the southern Brisbane suburb of Mount Gravatt because it is one of the few areas where she can afford to rent. But it means she has to travel two hours on public transport to Southern Cross University's Gold Coast campus where she studies. Federal budget 2026: Stay up to date with the budget aftermath in our live blog.
Reaksi Pemilik dan Penyewa Rumah Asal Indonesia Soal Anggaran Australia
Warga Indonesia yang tinggal di Australia akan turut merasakan dampak dari pengumuman 'budget' atau APBN di Australia semalam (12/05). Isu perumahan menjadi salah satu sorotan terbesar dalam APBN tahun ini, terutama karena pemerintah mengatakan ingin membangun sistem yang lebih adil bagi generasi muda Australia. Rosa Dhayan, warga Indonesia di Brisbane, Queensland, Australia harus menyewa tempat tinggal jauh dari kampus demi harga terjangkau.
'Dia Mencekik Saya': Pelajaran di Balik KDRT, Saat Kontrol Berubah Jadi Kekerasan
Nur menikah dengan mantan suaminya di Indonesia pada tahun 2015 dan dicatat secara resmi di Australia pada tahun 2017. Tetapi justru setelah ia mengakhiri penikahannya, Nur baru merasa bahagia. "Sekarang saya merasakan benar-benar bisa menikmati hidup, bisa bebas, bisa makan apa saja, bisa holiday dan ini benar-benar wonderful," kata Nur, menggambarkan hidupnya setelah keluar dari pernikahannya yang abusif.
‘Survival Mode’: Pengusaha Indonesia di Australia Bertahan di Tengah Kenaikan BBM
Di tengah kenaikan harga bahan bakar, pelaku usaha kuliner di Australia mulai merasakan dampaknya ke operasional mereka. Alicia Martino, pemilik dan koki restoran Sendok Garpu yang berlokasi di Elizabeth street, Brisbane, Australia, menyebut penjualan usahanya turun sekitar 20 persen sejak harga bensin naik, sementara biaya dari pemasok terus meningkat, termasuk adanya tambahan biaya bahan bakar untuk setiap pengiriman.
Kehilangan Jati Diri dan Khawatir Menitipkan Anak: Dilema Ibu Indonesia Membesarkan Anak di Australia
"Aku kehilangan jati diriku. I don't know who I am anymore." Dengan suara bergetar, Melissa Santos, ibu satu anak asal Indonesia yang tinggal di Gold Coast, Queensland, Australia menceritakan bagaimana ia merasa bersalah pada dirinya sendiri setelah melahirkan anak pertamanya. "Karena fokusku ke anak, ke keluargaku, aku enggak ada self-time, enggak ada self-reward dan aku ngerasa akhirnya, very close to burnout," kata Melissa.
Dua Influencer Australia yang Cinta Indonesia dan Kagum dengan Hari Kemerdekaan
Ada sejumlah 'influencer' asal Australia yang secara rutin membagikan konten-konten soal Indonesia kepada ratusan ribu pengikut mereka di media sosial. Salah satunya adalah Damian Hoo asal Brisbane, yang berada di balik akun Instagram @hoointheworld. Damian, yang terkenal dengan kemeja batik dan topi koboinya, sering membuat video yang membicarakan banyak aspek terkait Indonesia, mulai dari makanan, interaksi dengan masyarakat, hingga percakapannya dengan figur terkemuka.
Warga Indonesia di Australia Berharap Sejumlah Perubahan di Pemerintahan Baru Australia
PM Anthony Albanese mengumumkan kabinet barunya, setelah Partai Buruh memenangkan pemilihan umum tahun ini yang digelar 3 Mei lalu.. Partai Buruh perlu mewujudukan janji-janjinya, termasuk untuk meringankan biaya hidup warga di Australia di tengah kenaikan harga barang-barang dan jasa. Sejumlah warga diaspora Indonesia menaruh harapan banyak terhadap pemerintahan baru PM Albanese, seperti yang disampaikan Risdy Wells.
How non-English speakers can stay informed as Cyclone Alfred approaches
Accessing information on how to prepare for natural disasters can be difficult for people with limited or no English language. However, as Tropical Cyclone Alfred approaches the South-East Queensland coast, there are resources available that have been professionally translated into a range of languages. And artificial intelligence-powered machine translation has been adopted by some organisations that provide emergency updates.
Fury over budget cuts, lack of opportunity sparks debate over 'escaping' Indonesia
More than 9 million Indonesian young people are unemployed and many see no future for themselves in the country. Discussion of leaving Indonesia for a better life has gone viral online, sparking condemnation from some government officials. Some argue that Indonesia's "demographic dividend" matches the skills demand in rich countries such as Australia.
Indonesian women warn consumers over dangers of mercury in beauty products
Read the story in Bahasa Indonesia When Nur Lenny Astia noticed her skin was "glowing" after just a few applications of a face cream her friends recommended, she was ecstatic. But her joy eventually turned into horror when dark splotches started appearing on her face after applying the cream day and night for two years. She stopped using the product, but it was too late.
Earthquake-prone Indonesia considers nuclear power plan as 29 possible plant sites revealed
Nuclear power plants will be built across earthquake-prone Indonesia under a proposal put forward by the country's energy council — a plan environmentalists say is "dangerous". While the Indonesia National Energy Council proposal is still being formulated, the authority has suggested 29 possible nuclear plant locations. The sites stretch from North Sumatra, south-east across the archipelago, to West Papua.
Show More
loading
Actions
Is this you?
As a journalist, you can create a free Muck Rack account to customize your profile, list your contact preferences, and upload a portfolio of your best work.Get in touch with Tri
Contact Tri, search articles and posts on X, monitor coverage, and track replies from one place.
Learn more about Muck Rack