Orang mungkin berpikir bahwa dengan satu miliar pengguna, Telegram dan aset kripto TON miliknya akan menjadi juara dunia. Tapi seperti banyak aset kripto lainnya, TON tidak tampil baik selama setahun terakhir karena musim dingin kripto nampaknya semakin terasa berat. Blockchain ini kehilangan hampir US$700 juta dalam total value locked (TVL) sejak puncaknya di tahun 2024. Jadi, apakah TON sudah mati atau justru akan jadi comeback terbesar?