Di tengah masifnya informasi digital, algoritma media sosial yang candu, dan ketergantungan akut pada layar ponsel, sebuah ruang tenang di pusat ibu kota menawarkan solusi yang efektif. Panggung literasi di Jakarta bukan lagi tentang tumpukan buku berdebu dalam ruangan yang gelap, sepi, dan membosankan. Wajah baru itu terpancar jelas di Perpustakaan Jakarta yang terletak di kawasan Taman Ismail Marzuki(TIM), Cikini.