Ilham Ridlo
(He/Him)
As seen in:
The Conversation,
The Jakarta Post,
Dove Medical Press,
Dialnet - Universidad de La Rioja,
Kompas Daily and Kompas.id,
International Journal of Health Governance,
Tolerance Canada,
magdalene.co
Covers:
Public Health, Health Policy, Planetary Health, Higher Education, Science Policy
Doesn't Cover:
Clinical Medicine
Science writer-scientific sleuths @sciwatchdog_id. PhD-ing at IfKW LMU, research on science journalism.
Articles by Ilham Ridlo
Merosot 56%, apa kata pakar tentang skor kebebasan akademis di Indonesia?
● Indeks V-Dem mencatat kebebasan akademis Indonesia merosot 56% dalam satu dekade terakhir. ● Penurunan ini didorong oleh intervensi politik, beban administratif, serta maraknya ‘self-censorship’. ● Kondisi ini memerlukan otonomi kampus, perlindungan hukum, dan solidaritas lintas perguruan tinggi. Pada Juli 2026, V-Dem Institute merilis indeks kebebasan akademis global yang mengukur kebebasan akademisi meneliti, mengajar, menerbitkan karya, dan bertukar gagasan tanpa tekanan politik.
Can science and journalism be mutually reflexive?: A Global South perspective
This theoretical essay examines the relationship between scientific research and journalistic practice in an era of epistemicfragmentation, misinformation, and global health crises.
Skandal riset palsu: Mencari validasi bermodal AI
Skandal riset palsu yang dilakukan oleh peneliti independen asal Indonesia di kancah Internasional masih jadi pembicaraan. Pelaku diduga memanipulasi data riset menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk mendapatkan travel grant di konferensi internasional ISPPD di Kopenhagen, Denmark. Pihak Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah mengonfirmasi status keempat peneliti tersebut sebagai alumni mereka.
Separuh klaim riset sosial dan perilaku tidak bertahan ketika dicoba ulang
● Proyek SCORE menemukan mayoritas klaim ilmiah ilmu sosial dan perilaku tidak dapat direka ulang. ● Data penelitian yang sama dapat menghasilkan kesimpulan berbeda jika dianalisis menggunakan metode yang bervariasi. ● Hanya separuh temuan ilmiah yang berhasil dikonfirmasi saat diuji ulang menggunakan data baru. Itupun efeknya menyusut. Bagaimana kalau sebuah penelitian yang selama ini kita anggap benar ternyata tidak bisa dibuktikan lagi ketika diuji ulang?
Mengapa sitasi tidak pernah netral? Struktur kuasa rugikan kampus pinggiran dan mahasiswa
● Praktik sitasi adalah mekanisme kekuasaan yang sering memprioritaskan reputasi institusi elite dan nama besar penulis. ● Bias indeksasi membuat karya peneliti dari kampus pinggiran sulit ditemukan dan diterbitkan, sehingga jarang dikutip. ● Situasi ini memerlukan penguatan akses terbuka nasional, serta kesadaran politis untuk mengakui karya dari non-elite. Dalam dunia akademis, angka sitasi atau kutipan sering diperlakukan sebagai indikator objektivitas kualitas ilmiah.
Akses jurnal ilmiah perlu dipermudah untuk bentuk ekosistem pengetahuan nasional
● Kebijakan Indonesia Akses Tunggal (SATU) bertujuan mengatasi ketimpangan akses jurnal ilmiah. ● Terdapat tiga model akses yang bisa dipertimbangkan: konsorsium terkoordinasi, langganan terpusat, dan hibrida. ● Agar SATU berhasil, Indonesia perlu membangun tata kelola nasional hingga skema pendanaan berkelanjutan. Pemerintah Indonesia tengah menjajaki penerapan kebijakan besar di bidang pendidikan dan pembangunan manusia bernama Indonesia Akses Tunggal (SATU).
Gabung WHO Pasifik Barat, Indonesia berpeluang tingkatkan layanan kesehatan lansia
● Indonesia bergabung dengan WHO Pasifik Barat menciptakan peluang perbaikan tata kelola layanan kesehatan lansia. ● Caranya dengan mengadaptasi program lansia hingga teknologi diagnostik AI yang telah teruji di negara anggota WPRO. ● Indonesia perlu meningkatkan kapasitas negosiasi global untuk perjuangkan kepentingan kesehatan nasional. Indonesia resmi menjadi anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Wilayah Pasifik Barat alias WPRO pada Mei 2025.
Journal indexation: The misconception of guaranteed quality
H igher education institutions and research institutes are no strangers to commercial scientific journal indexers such as Scopus and Web of Science (WoS). These platforms serve as primary benchmarks for academic success and research performance evaluation. Within the scientific community, indexers function as a credibility currency for research’s perceived prestige and reliability.
Journal indexation: The misconception of guaranteed quality
By Ilham Akhsanu Ridlo, Assistant professor, Universitas Airlangga Higher education institutions and research institutes are no strangers to commercial scientific journal indexers such as Scopus and Web of Science (WoS). These platforms serve as primary benchmarks for academic success and research performance evaluation. Within the scientific community, indexers function as a credibility currency for research’s perceived prestige and reliability.
Journal indexation: The misconception of guaranteed quality Original
Higher education institutions and research institutes are no strangers to commercial scientific journal indexers such as Scopus and Web of Science (WoS). These platforms serve as primary benchmarks for academic success and research performance evaluation. Within the scientific community, indexers function as a credibility currency for research’s perceived prestige and reliability.
Kejar indeksasi demi gengsi: Salah kaprah penilaian kualitas riset dan evaluasi kinerja penelitian
Institusi perguruan tinggi atau lembaga penelitian sudah lama menggunakan pengindeks jurnal ilmiah komersial seperti Scopus dan Web of Science (WoS), sebagai tolak ukur utama keberhasilan akademisi dan evaluasi kinerja penelitian. Di lingkungan komunitas ilmiah, lembaga pengindeks diperlakukan layaknya mata uang dalam mengukur kredibilitas seorang akademisi.
Calon doktor yang menjadi orang tua lebih rentan depresi: Psikiater bagikan tips mencegahnya
Mahasiswa S3 (khususnya asal Indonesia) menghadapi beban studi berat dan biaya besar. Sayangnya, kondisi ini tidak diimbangi dengan dukungan sepadan sehingga berisiko memicu stres hingga depresi di kalangan mereka. Bersama para akademisi, The Conversation Indonesia menerbitkan edisi khusus Jalan Terjal Doktoral untuk mengangkat problema yang menghantui mahasiswa doktoral/PhD.
Menelisik solusi di balik peliknya pemerataan distribusi dokter di Indonesia
Prabowo-Gibran yang pencalonannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden memantik kontroversi akan bekerja mulai 20 Oktober 2024. Untuk mengawal pemerintahan mereka, kami menerbitkan edisi khusus #PantauPrabowo yang memuat isu-isu penting hasil pemetaan kami bersama TCID Author Network. Edisi ini turut mengevaluasi 10 tahun pemerintahan Joko Widodo, sekaligus menjadi bekal Prabowo-Gibran menjalankan tugasnya.
Cek Fakta: benarkah perubahan iklim bisa picu masalah kehamilan?
“Kemudian juga pengaruh terhadap ‘intrauterine growth retardation’. Jadi BBLR juga meningkat. Adanya banjir juga menimbulkan stres dan ini otomatis juga berpengaruh terhadap komplikasi-komplikasi kehamilan.
Higher Education and the Obsession with Ranking Consultants
› English›Higher Education and the... International ranking consultants measure the quality of universities using measuring instruments that are not related to quality. This article has been translated using AI. See Original . About AI Translated Article Please note that this article was automatically translated using Microsoft Azure AI, Open AI, and Google Translation AI. We cannot ensure that the entire content is translated accurately.
Perguruan Tinggi dan Obsesi pada Konsultan Pemeringkatan
Dalam tulisan ini, saya akan menguraikan mengapa kesimpulan tersebut keliru secara fundamental. Kekeliruan ini berakar dari setidaknya dua hal. Pertama, kesalahpahaman tentang bagaimana cara lembaga pemeringkatan bekerja. Kedua, pengabaian atas peran kebijakan dalam membentuk perilaku individu, yang menjadi subyek utama dari kebijakan itu sendiri. Kalau mempertimbangkan dua poin penting tersebut, maka PT di Indonesia seharusnya berhenti terobsesi dengan konsultan pemeringkatan.
Cek Fakta: Benarkah perubahan iklim menaikkan kasus demam berdarah?
“Perubahan iklim tak hanya membebani pelayanan kesehatan, karena membuat kasus semakin naik dan naik, tetapi kami juga menimbang bahwa perubahan iklim akan membebani sistem kesehatan. Sebagai contoh kekeringan. Ketika desa diterpa kekeringan, orang-orang pun pindah ke kota.
Pelanggaran akademis di Indonesia masih marak: merusak ekosistem riset dan menyalahgunakan uang rakyat
Artikel ini merupakan bagian dari seri Selisik Integritas Akademis, kolaborasi antara The Conversation Indonesia dengan Majalah Tempo, dan Jaring.id untuk menyingkap praktik pelanggaran akademis di Indonesia. Rina (bukan nama sebenarnya) merupakan dosen di salah satu universitas negeri di Yogyakarta yang dikenal pintar dan memegang teguh etika akademis sejak berstatus mahasiswa.
7 crucial issues casting a shadow over Prabowo-Gibran’s likely Indonesian election victory Original
Former general Prabowo Subianto is on the verge of victory in Indonesia’s presidential election, as vote counting continues. After four election attempts and three presidential races, the 72-year-old Defence Minister is set to succeed President Joko “Jokowi” Widodo, who has been in power for a decade.
Kelemahan pada 7 isu krusial membayangi kemenangan Prabowo-Gibran
Setelah empat kali mengikuti perhelatan pemilihan umum (pemilu) dan tiga kali maju sebagai calon presiden (capres), mantan jenderal Prabowo Subianto yang kini masih menjabat Menteri Pertahanan di kabinet Presiden Joko “Jokowi” Widodo akhirnya hampir berhasil mendapatkan kursi kekuasaan tertinggi negara, setidaknya untuk lima tahun ke depan.
Cek Fakta: benarkah 76 negara punya program makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah?
“Program makan siang dan susu gratis untuk anak-anak sudah dijalankan oleh 76 negara dan dirasakan manfaatnya oleh 400 juta anak. Jadi bukan program yang mengada-ada.” Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di depan relawan di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, 10 Desember 2023. Pasangan Gibran, calon Presiden Prabowo Subianto, juga menyatakan angka negara yang sama walau tidak menyebut jumlah penerima manfaat.
WHAT IS THE ROLE OF JOURNALISM IN THE POLITICAL ADVOCACY OF HEALTH POLICY IN INDONESIA?
Ridlo, I. A. (2024) “WHAT IS THE ROLE OF JOURNALISM IN THE POLITICAL ADVOCACY OF HEALTH POLICY IN INDONESIA?”, Indonesian Journal of Health Administration (Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia), 12(1), pp. 4–10. Available at: https://e-journal.unair.ac.id/JAKI/article/view/54809 (Accessed: 4 July 2024). Aarva, P. (2006) ‘Studying the striving and opposing forces in newspaper journalism: The actantial model of health promotion’, Health Promotion International, 21(2), pp. 160–168.
Isu Stunting: Ramai Dipakai Saat Pilkada, Solusinya Tak Pernah Jadi Nyata
Riset: isu stunting sering dipakai dalam kampanye pilkada, tapi tata kelola solusinya tak pernah jelas. September 4, 2023 10 Min Read Studi kami menemukan, hanya 1 dari 5 anak kelas 1 (atau sekitar 22 persen siswa) yang mencapai standar kurikulum darurat, selama ajaran 2020/2021. September 4, 2023 10 Min Read Tiga solusi atasi perpeloncoan mahasiswa yang terus marak hingga hari ini.
Riset: isu stunting dan jaminan kesehatan populer saat kampanye pilkada, tapi tak jelas tawaran tata kelola solusinya
Masalah bayi tengkes (stunting) dan jaminan pembiayaan kesehatan adalah dua isu kesehatan yang populer dalam masa kampanye politik, terutama pemilihan kepala daerah (pilkada). Riset terbaru saya dari studi kasus pemilihan gubernur Jawa Timur 2018 menunjukkan dari sembilan portal media yang dianalisis masing-masing secara kuantitas paling banyak hanya 6% dari keseluruhan artikel berita kampanye yang membahas isu kesehatan.
lebih banyak mudarat atau manfaatnya bagi produksi riset Indonesia?
Belum lama ini, riset dari peneliti ekonomi sains dan inovasi Caroline Fry dan rekan-rekannya di University of Hawaii-Manoa di Amerika Serikat (AS), memicu perdebatan di kalangan akademisi Indonesia. Studi yang terbit di jurnal Research Policy (2023) ini mengevaluasi dampak sistem yang menilai produktivitas riset peneliti, khususnya platform SINTA di Indonesia.
Pentingnya komunikasi sains bagi masyarakat Indonesia
Ilmu pengetahuan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dalam banyak kasus, ilmu pengetahuan telah membawa kemajuan yang luar biasa dalam berbagai bidang kehidupan. Para peneliti Indonesia telah berupaya untuk menemukan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Namun, sayangnya hasil penelitian mereka seringkali hanya tersimpan dalam jurnal ilmiah atau disampaikan dalam forum-forum akademis.
Skripsi, tesis, dan disertasi terkunci di repositori universitas: minimnya akses karya ilmiah mahasiswa hambat iklim riset di Indonesia
Ilham Akhsanu Ridlo, dosen kesehatan masyarakat Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, pada 2022 dihubungi rekannya, Grace Wangge, seorang dosen dan peneliti di Monash University Indonesia. Grace yang kala itu tengah melakukan kajian sistematis (systematic review) tentang kusta di Indonesia, meminta bantuan Ilham mengakses suatu tesis yang tersimpan di repositori (portal penyimpanan data akademik) Unair demi mendukung studinya. Upaya Ilham membantu rekannya menemui jalan buntu.
Ilmuwan rajin men-Tweet, apakah selalu akurat? Kita perlu perhatikan 12 indikator kualitas komunikasi sains ke publik
Pandemi COVID-19 sejak awal 2020 semakin membuat ilmuwan mempunyai peran penting dalam komunikasi sains untuk menjelaskan masalah sains secara akurat. Peranan mereka kian besar dalam menghadapi isu kesehatan global. Namun seringkali komunikasi sains yang dilakukan oleh ilmuwan memicu pertentangan publik. Bahkan tidak sedikit yang menyisakan informasi yang tidak tepat (misleading) bagi masyarakat awam.
Maternal Health Care Utilization Behavior in Indonesia
Back to Journals » International Journal of Women's Health » Volume 15 Authors Damayanti NA , Wulandari RD , Ridlo IA Received 24 August 2022 Accepted for publication 24 March 2023 Published 3 May 2023 Volume 2023:15 Pages 665—677 DOI https://doi.org/10.2147/IJWH.S379749 Checked for plagiarism Yes Review by Single anonymous peer review Peer reviewer comments 3 Editor who approved publication: Professor Elie Al-Chaer Nyoman Anita Damayanti, Ratna Dwi Wulandari, Ilham Akhsanu Ridlo Department...
HOW HAS COVID-19 CHANGED THE WAY HOSPITALS DELIVER CARE?
During the pandemic, healthcare facilities in Indonesia faced very vulnerable conditions. So far, dealing with the pandemic has had a significant impact on the national referral system for health services. Hospitals are the last line of defence for the increase in COVID-19 referral cases, leading to high percentage of BOR (Bed Occupancy Rate).
Pandemi COVID-19 dan Tantangan Kebijakan Kesehatan Mental di Indonesia
Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam mewujudkan kesehatan yang menyeluruh. Namun di sebagian besar negara berkembang, masalah kesehatan mental belum diprioritaskan. Pandemi Coronavirus-19 (COVID-19) menjadikan kesehatan mental menjadi isu penting bagi dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi kesehatan mental sebagai komponen integral dari penanggulangan COVID-19.
Riset: iklan rokok kepung sepertiga sekolah di Surabaya, kenapa Risma tidak melarangnya?
Hampir sepertiga sekolah dasar dan menengah pertama di Kota Surabaya dikepung oleh ratusan iklan rokok luar ruang. Tanpa peraturan larangan iklan rokok di tepi jalan-jalan utama dan dekat sekolah, wajah Kota Pahlawan akan terus disesaki oleh promosi produk yang merusak kesehatan penduduk tersebut. Riset terbaru kami membuktikan bahwa mudah sekali melihat dan menemukan iklan rokok di luar ruang di sekitar lembaga pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga universitas, di Kota Surabaya.
Hoaks anti-vaksinasi marak, bagaimana menyusun kebijakan kesehatan berbasis kebenaran ilmiah
Pemberian imunisasi telah terbukti membuat masyarakat lebih sehat dan sejahtera karena vaksinasi mencegah terjadinya pengeluaran yang sia-sia akibat penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Riset Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang mengestimasi dampak ekonomi dari vaksinasi periode 2001-2020 menyebutkan vaksinasi 10 jenis penyakit menular dapat mencegah 20 juta kematian di 73 negara, termasuk Indonesia.
Show More
loading
Actions
Is this you?
As a journalist, you can create a free Muck Rack account to customize your profile, list your contact preferences, and upload a portfolio of your best work.Get in touch with Ilham
Contact Ilham, search articles and posts on X, monitor coverage, and track replies from one place.
Learn more about Muck Rack